Apresiasi Kinerja Triwulan I 2025, PA Bogor Boyong 8 Penghargaan
Bandung, 25 Juni 2025 – Pengadilan Agama (PA) Bogor kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu satuan kerja berprestasi di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandung. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya delapan penghargaan atas kinerja selama Triwulan I Tahun 2025 yang diserahkan langsung oleh PTA Bandung dalam sebuah acara resmi bertempat di Aula PTA Bandung, pada Rabu, 12 Juni 2025.

Acara ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung dalam suasana yang khidmat serta penuh makna. Hadir dalam kegiatan ini Ketua PTA Bandung, Dr. Drs. H. Endang Ali Ma’sum, S.H., M.H., para pejabat struktural, hakim tinggi, serta perwakilan dari satuan kerja peradilan agama se-wilayah hukum PTA Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Bogor, Drs. Juwaini, S.H., M.H., hadir secara langsung dan menerima penghargaan dari Ketua PTA Bandung sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja yang telah diraih oleh PA Bogor dalam berbagai aspek pelayanan dan manajemen perkara.
Adapun rincian delapan penghargaan yang diraih PA Bogor antara lain:
- Peringkat 1 Ketepatan Penerbitan Akta Cerai
2. Peringkat 1 Penilaian Kinerja
3. Peringkat 2 Pengiriman Berkas Banding
4. Peringkat 3 Kinerja SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara)
5. Peringkat 3 Laporan Keuangan Perkara
6. Peringkat 3 Panggilan Delegasi
7. Peringkat 3 Pengelolaan Website
8. Peringkat 3 Penyelesaian Perkara Eksekusi
Capaian tersebut menunjukkan bahwa PA Bogor tidak hanya unggul dalam aspek pelayanan publik, tetapi juga disiplin dalam hal pelaporan, administrasi, dan pemanfaatan teknologi informasi. Ketepatan waktu, ketelitian, serta komitmen terhadap standar kerja yang telah ditetapkan menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai prestasi ini.
Dalam pernyataannya usai menerima penghargaan, Ketua PA Bogor, Drs. Juwaini, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penilaian yang dilakukan secara adil dan objektif oleh PTA Bandung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Tinggi Agama Bandung yang telah menilai secara objektif dan memberikan penghargaan atas kinerja satuan kerja di bawahnya. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh aparatur PA Bogor yang telah bekerja dengan dedikasi dan penuh tanggung jawab,” ujar beliau.
Namun, beliau juga mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama dalam bekerja, melainkan hanya sebagai bonus dari niat yang lurus dan kerja yang tulus.
“Saya menghimbau kepada seluruh aparatur PA Bogor agar terus bekerja sebaik-baiknya dengan penuh keikhlasan, tanpa perlu mengharapkan apapun, termasuk penghargaan sekalipun. Kinerja terbaik harus dilakukan karena tanggung jawab dan pengabdian, bukan semata untuk meraih pengakuan,” tambahnya.
Delapan penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat dan motivasi bagi seluruh pegawai PA Bogor untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan akuntabilitas lembaga. Selain sebagai bentuk pengakuan terhadap kinerja yang telah dicapai, penghargaan ini juga menjadi tolak ukur untuk perbaikan berkelanjutan di masa mendatang.
Dengan konsistensi dalam menjaga kualitas pelayanan, PA Bogor optimis dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan peradilan agama yang modern, transparan, dan berkeadilan bagi Masyarakat.(S.H/O.R)
***Tim Redaksi PA Bogor***